Senin, 07 Desember 2009

Chococinno #64 Brown's Guys and Girls Bandung 2009

Audisi bergengsi tingkat nasional yang digelar pertahun di 8 kota besar: Bali, Manado, Makassar, Medan, Surabaya, Bogor, Bandung. Acara ini di selenggarakan atas kerjasama bareng Broadcast Production Jakarta dan supported by Rudy Hadisuwarno. Browns Guys and Girls ini merupakan audisi Star Search yang benar-benar beda. Kalian bisa wujudkan impian dan arahkan bakat kalian untuk semua bidang entertainment seperti: sinetron, layar lebar, model iklan, catwalk, photo, recording, presenter, VJ. Juara 1, 2 berhak untuk mengikuti grand final di Jakarta untuk mendapatkan The Best Of The Best dengan mendapatkan berbagai hadiah menarik, uang tunai, menjadi Ikon Model Brand Produk terkenal Rudy Hadisuwarno, BroadcastClothing, & Brand Sponsor lainnya serta langsung mendapatkan kontrak di bawah management artis professional dari Broadcast Production bersama Global Sound Production, untuk membina karier entertainment jangka panjang(disadur dari sini).

Ajang ini untuk Guys & Girls dengan usia dari 15 tahun sampai 20 tahun untuk kategori remaja dan untuk kategori dewasa 21 tahun sampai 30 tahun. Tema yang diangkat pada acara Browns kali ini adalah Harajuku Style. Berikut ini Photo - Photo peserta di Bandung yang aku jepret.


Aku ga tawu yang jadi juara model yang mana, habis aku nonton nih acara ga sampai selesai. Mmm ada - ada aja acara untuk mencari para bintang. Sekarang ini di kota - kota gede , sepertinya para orang tua seneng kalo anaknya jadi artis. Pas waktu nonton nih acara banyak banget orang tua - orang tua yang menemani anaknya, yang anehnya orang tuanya pakaiannya tertutup rapat, sedangkan anaknya dibuka - buka aja. eh iya, Acara ini di adakan di Braga Citi Walk tgl 061209, ada Costum Player nya juga untuk memeriahkan acara ini. Ada Rudy Hadisuwarno juga yang hadir pas acara ini, sama pemenang Browns Manado, liat aja photonya di slide.

Chococinno #63 Bertemu Jagoanku

Setiap dari kita pasti pernah melalui masa kanak - kanak, begitu juga aku(ya iyalah, ga mungkin langsung gede). Berbicara tentang masa kanak - kanak, maka ga terlepas dari film - film yang menghibur kita waktu kanak - kanak dulu. Ketika aku waktu kecil aku sangat suka sekali menonton Ksatira Baja Hitam. Ksatria Baja Hitam menjadi jagoanku ketika aku kecil dulu.Kotaro Minami, begitu namanya. Pernah terpikir olehku waktu kecil dulu bercita - cita menjadi Ksatria Baja Hitam, memiliki Pedang Matahari, Belalang Tempur dan Tendangan Maut., yang kalo sekarang aku mengingatnya aku tertawa sendiri, membayang kan pedang kayu yang kubuat sendiri yang di bungkus menggunakan kertas minyak biar berwarna putih, sepeda roda tiga ku yang aku beri botol air mineral di bannya biar bersuara seperti bunyi motor ketika dijalankan. serta tempat tidur orang tuaku yang kujadikan tempat latihan tendangan maut. Kejadian - kejadian yang kurang lebih 16-18 tahun yang lalu. Tentang aku dan Ksatria Baja Hitam, jagoanku.
Kenangan tentang masa kecilku muncul begitu saja, ketika kemarin 06122009 aku berada di Braga City Walk bandung menyaksikan fashion show Harajuku. Kebetulan diacara itu juga ada Costum Play yang menggunakan pakaian Ksatria Baja Hitam. hal itu membangkitakan tentang cita - cita ku waktu kecil dulu. Ntah kenapa aku menjadi ingin sekali bertemu dengan jagoanku itu, dan photo bareng dengannya. Akhirnya aku pun memberanikan diri, untuk photo bareng dengannya. Ini dia photo ku Bareng Ksatria Baja Hitam.

Aku dan Ksatria Baja Hitam.




Maksudnya mau ngehajar kepalanya gitu, tapi Kstaria baja Hitam nya ga mau ngalah.

Setelah 16 tahun akhirnya aku bertemu juga dengan Jagoanku. he he he, membangkitakan tentang cita -  cita waktu kecil dulu.

Sabtu, 05 Desember 2009

Chococinno #62 Looking at The Sun

Setelah liburan yang lumayan lama terhitung sejak aku ga jadi mahasiswa lagi tgl 21 Juli 2009 , dan melalui hari hari yang kurang teratur akhirnya aku kembali dengan rutinitas baru. Masih dengan rutinitas dulu ,tinggal di kosan , subuh subuh bangun melihat langit yang cerah, terus tidur lagi , bangun lagi , tapi ga tidur lagi karena aku ga akan membahas lagu mbah surip disini.

*
Rutinitas ku yang baru sekarang, setiap Senin sampai Jum'at aku harus bangun pagi mulai jam 06.00, sebelum bangun ritual pagi ku, guling guling kanan kiri dulu, meliuk liuk , bercermin, untuk memastikaan wajaahku tetap utuh. Habis cerminan, langsung mengambil peralatan mandi, dan pergi mandi serta tak lupa menggosok gigi. Setelah itu berpakaian yang rapi, celana kain, kemeja putih untuk hari senin dan hari rabu, untuk hari selasa kamis kemejaan celana bebas selama sopan dan rapi, untuk hari jumat bebas rapi, begitulah aturan berpakaian yang di tetapkan di tempat mangkal ku yang baru . Aku mangkal disitu mulai jam 08.00 - 17.00, setiap pagi ku pacu si kumbang melewati jalan yang berliku dan bertarung dengan waktu. Magrib baru aku kembali ke kosan(*nyang pasti sendiri tanpa boncengann dibelakangnya).
*
Rutinitas malam ku dari senin - jumat, kadang kadang maen ke kampus atau ke tempat teman, rutinitas malam yang  baru , aku mengikuti program fitness bareng temen, sehingga hampir tiap malam aku ber olah raga di gym. setelah pulang dari itu badan terasa seger, aku lanjutkan surfing sebentar , kemudian siap siap untuk tidur, dan tak lupa menggosok gigi. ritual sebelum tidur, guling guling kanan kiri dan akhirnya sampai di pulau mimpi.
*
Sabtu masih dengan rutinitas malam mingguan ala gw, hanya sekarang aku udah ga maen DoTA lagi, di ganti ma fitness sekali sekali, hari minggu , waktunya istirahat atau ga aku hunting photo di mana aja.



Waktu terasa berjalan begitu cepat sekarang, baru aja tidur, eh waktunya bangun ,eh udah waktunya tidur lagi.

For now
I’m looking at the sun
Someday the rain might come
But I love the sunshine

- Gramercy Arms, Looking at The Sun - 

Selasa, 01 Desember 2009

Chococinno #61 Wanita Terhebat

Suatu hari, seorang anak laki - laki bertanya kepada ibunya, “Ibu, mengapa ibu menangis?”
Ibunya menjawab, “Sebab ibu adalah wanita, nak.”
“Saya tidak mengerti ibu,” kata si anak.
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kau memang tak akan mengerti¦”

Kemudian si anak bertanya kepada ayahnya. “Ayah, mengapa ibu menangis?”
“Ibumu menangis tanpa sebab yang jelas,” sang ayah menjawab.
“Semua wanita memang sering menangis tanpa alasan.”

Si anak pun tumbuh menjadi remaja, dan dia tetap terus bertanya-tanya, mengapa wanita menangis?
Hingga pada suatu malam, dia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan,
“Ya Allah, mengapa wanita mudah menangis?”
Dalam mimpinya dia merasa seolah-olah mendengar jawabannya:

“Saat Ku ciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur."

“Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali menerima cerca dari si bayi itu apabila dia beranjak remaja."

“Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa."

“Ku berikan kesabaran jiwa untuk merawat keluarganya walau dia sendiri letih, walau sakit, walau penat, tanpa berkeluh kesah."

“Kuberikan wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam keadaan dan situasi apapun. Walau seringkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada anak- anak yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya."

“Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui kesulitan - kesulitan dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukankah tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak..? "

“Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyedarkan bahawa suami yang baik adalah yang tidak pernah melukai isterinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi."

“Dan akhirnya, Kuberikan wanita air mata, agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kepada wanita, agar dapat dia gunakan ketika dia inginkan. Ini bukan kelemahan bagi wanita, kerana sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan."


anak laki - laki itupun terbangun dari tidurnya, kemudian menghampiri kamar ibunya,ia melihat ibunya sedang berdoa, si anak laki - laki itupun memeluk ibunya dan berkata :

"AKU MENGERTI KENAPA IBU MENANGIS ", MAAFKAN AKU IBU, TERIMAKASIH.

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi dekapan seorang Ibu...

ini yang aku sebut CINTA
... Emak, Wanita terhebat yang pernah aku miliki ..

Chococinno #60 Pria Terhebat

Suatu ketika, seorang anak wanita bertanya kepada ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut dan badannya yang bungkuk, disertai suara batuk-batuk.

Anak wanita itu bertanya pada ayahnya:
"Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut dan badan Ayah kian bungkuk ?"
Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang santai di beranda.
Ayahnya menjawab : "Sebab aku laki-laki, nak." Itulah jawaban ayahnya.
Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti, Ayah."
Jawaban ayahnya itu membuatnya tercenung penuh rasa penasaran.
Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanitanya itu.
Kemudian ditepuknyalah bahunya sambil berkata :
"Anakku, kamu memang belum mengerti tentang laki-laki."
Bisikan ayahnya tersebut membuat anak wanita itu bertambah bingung.
Karena penasaran, anak wanita itu menghampiri ibunya, lalu bertanya :
"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut dan badannya kian bungkuk ?
Tapi Ayah sepertinya tidak mengeluh dengan keadaannya itu. Tidak ada keluhan
dan rasa sakit."
Ibunya menjawab: "Anakku, seorang laki-laki yang benar-benar
bertanggung-jawab terhadap keluarga memang akan mengalami hal demikian."
Hanya itu jawaban sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi sejauh ini dia tetap belum menemukan jawaban atas rasa penasarannya. Hingga pada suatu malam, sang anak wanita itu bermimpi. Dalam mimpi itu dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat yang merupakan jawaban atas rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan laki-laki, Aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga. Dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindungi."

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya dan keperkasaannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya."

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari nafkah yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun mungkin dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya yang tidak puas atas hasil jerih payahnya itu."

"Kuberikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah. Demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari. Demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup dan kedinginan karena tersiram hujan serta terterpa hembusan angin. Dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya. Yang selalu dia ingat adalah di saat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku-berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun di setiap perjalanan hidupnya dia diterpa keletihan dan kesakitan."

"Ku-berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha, berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya dalam kondisi dan situasi apapun juga, walaupun tidak jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya. Padahal kasih sayangnya itu pula yang memberikan perlindungan rasa aman pada saat anak-anaknya tertidur lelap. Sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi dan mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyadarkan bahwa istri yang baik adalah istri yang setia terhadap suaminya. Istri yang baik adalah istri yang senantiasa menemani dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada istrinya, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar dan saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan di wajahnya untuk menjadi bukti bahwa laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikir dan tenaganya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya bisa hidup bahagia. Badannya yang bungkuk adalah bukti bahwa sebagai laki-laki yang bertanggung-jawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya."

"Ku-berikan kepada laki-laki tanggung-jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki."

Terbangunlah anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut dan berdoa. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa. Ketika Ayahnya berdiri, anak wanitanya itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya.

"AKU MENDENGAR DAN MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu
agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...

ini yang aku sebut CINTA

... Bapak, Pria Terhebat yang pernah aku miliki ..