Serangkaian kata untuk cucuku ...
Cucuku,
Terimakasih kakek ucapkan jika kamu membaca tulisan kakek ini.ntah kenapa kakek ingin membuat tulisan ini di usia kakek yang ke 22, kakek hanya ingin berbagi cerita, tentang 22 kakek. Ditahun ini tentu saja banyak kejadian yang kakek alami. Tentu saja. Mulai awal tahun 2009 kakek mencoba belajar sesuatu yang tidak kakek dapatkan dari pelajaran disekolah dari kakek SD sampai Kuliah. Kakek mempelajari tentang sesuatu yang namanya Cinta dan Kehidupan. Mungkin sudah sejak lama kakek mempelajarinya, hanya kali ini kakek bener-bener ingin memahaminya apakah cinta dan kehidupan. Akhirnya di tahun ini kakek berada pada sebuah kesimpulan, pelajaran tentang Cinta dan Kehidupan bab - babnya tak akan pernah habis, walaupun kakek menghabiskan usia kakek untuk mempelajarinya.
Kakek berada pada sebuah kesimpulan tentang Cinta, Cinta tergantung bagaimana kita memaknainya. Kehidupan, sudah jelas sesuai dengan apa yang di perintahkanNya. Serahkanlah semua kepadanya. Ingat deretan kata kakek ini cucuku. Berencana, Berusaha, Bersabar dan selipkanlah Do'a diantaranya.
Kakek memutuskan untuk berhenti menekuni pelajaran Cinta dan Kehidupan, karena Cinta dan Kehidupan bukan sesuatu yang harus di pelajari, hanya sesuatu yang harus dirasakan, dinikmati, itu saja.
Banyak sekali yang ingin kakek ceritakan kepadamu, tapi ntah kenapa kakek bingung untuk memulainya dari mana. Semoga suatu saat nanti kakek bisa menceritakannya langsung kepadamu ketika kamu beranjak dewasa.
Kakek berada pada sebuah kesimpulan tentang Cinta, Cinta tergantung bagaimana kita memaknainya. Kehidupan, sudah jelas sesuai dengan apa yang di perintahkanNya. Serahkanlah semua kepadanya. Ingat deretan kata kakek ini cucuku. Berencana, Berusaha, Bersabar dan selipkanlah Do'a diantaranya.
Kakek memutuskan untuk berhenti menekuni pelajaran Cinta dan Kehidupan, karena Cinta dan Kehidupan bukan sesuatu yang harus di pelajari, hanya sesuatu yang harus dirasakan, dinikmati, itu saja.
Banyak sekali yang ingin kakek ceritakan kepadamu, tapi ntah kenapa kakek bingung untuk memulainya dari mana. Semoga suatu saat nanti kakek bisa menceritakannya langsung kepadamu ketika kamu beranjak dewasa.








